Manfaat Makanan Berserat Untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Makanan Berserat | Kabarsehat.comManfaat makanan berserat bagi kesehatan tubuh sangatlah besar.

Karena tidak dapat dicerna oleh bagian pencernaan dalam tubuh, serat makanan ini tidak akan menghasilkan energi atau kalori bagi tubuh. Serat, banyak ditemukan pada buah, sayur, kacang-kacangan, padi-padian, agar-agar, dan gandum.

Terdapat dua jenis serat, yaitu yang tidak larut dalam air dan yang larut dalam air. Kelompok serat yang tak larut dalam air mampu menyerap air tiga kali volumenya. Bahan makan sumber serat yang tak larut dalam air antara lain bekatul, beras merah, sereal, sayuran buah, kacang merah, dan kacang hijau.

Daftar Makanan Berserat - Kabarsehat.comKelompok serat yang larut dalam air mengandung pektin, psillium, gum, beta-glukan, dan mutilase. Pektin sebenarnya bukan serat, dimasukkan dalam serat larut karena karakter fisiologisnya mirip, yakni tak bisa dicerna, berbentul gel, dan larut dalam air. Bahan pangan sumber pektin antara lain adalah jeruk, pepaya, pisang, apel. pir, asparagus, rebung, taoge, kacang panjang, buncis, kapri, jagung, rumput lalut, biji-bijian, dan cincau. Pektin mampu menyerap air 40 – 100 kali volumenya.

Serat makanan tidak dapat diserap dalam usus halus. Karena itu, serat tidak akan memasuki saluran darah. Walau tidak mudah dicerna tubuh, serat ternyata memiliki peranan penting dalam tubuh. Serat ini akan dibawa oleh usus halus menuju usus besar dengan gerak peristaltik usus. Keberadaan serat dalam usus besar akan membantu proses metabolisme dalam usus besar

Inilah  manfaat makanan berserat untuk kesehatan tubuh :

Menurunkan kadar kolesterol

Jenis serat yang larut dalam air umumnya bisa mengikat kolesterol dalam makanan, sehingga tidak terserap dalam tubuh, lalu mengeluarkannya bersama kotoran(faeces). Dalam menangani kadar kolesterol maka obat komersial menurunkan kadar kolesterol melalui mekanisme endogen, yaitu menghambat kerja enzimatik sintesa kolesterol di jaringan hati; sebaliknya serat pangan lebih bekerja dengan mekanisme eksogen, yaitu lebih banyak melalui pengeluaran kolesterol melalui feces.

Mencegah usus buntu

Makanan yang berserat akan membantu melunakkan sampah makanan sehingga tidak terlalu lama di usus besar, sehingga mencegah sebagian sampah makanan nyasar ke dalam usus buntu.

Membantu mengatasi anemia

Jika kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi akan membuat mudah terkena anemia atau kurang darah. Makan sayuran hijau jika dikombinasikan dengan vitamin C akan menghasilkan pasokan zat besi. Caranya, minumlah segelas jus jeruk sebelum makan sayuran hijau.

Membantu perkembangan bakteri baik dalam usus

Makanan kaya serat merupakan nutrisi bagi bakteri baik (yang membantu proses pencernaan) di dalam usus besar, tapi tidak cocok bagi bakteri patogen yang menyebabkan penyakit.

Membantu mengatasi diabetes

Serat yang larut dalam air dapt membantu memperlambat pemecahan dan penyerapan glukosa.

Mencegah sembelit

Sembelit terjadi karena terlalu banyak makan olahan pabrik tanpa diimbangi dengan makanan berserat. Dengan komsumsi serat akan memperlancar bab(buang air besar) dan mencegah kemungkinan wair, bisul, usu, hingga hernia.

Membuat awet muda

Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran juga bersifat antioksidan sehingga mampu melawan radikal bebas sebelum menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh. Dengan demikian regenerasi sel yang sifatnya alami tidak terganggu. Ini sama saja dengan Anda menjadi awet muda.

Membantu mencegah kanker usus besar dan kanker payudara

Serat membantu menhgusir kanker dengan 2 cara, pertama, menyerap cairan sehingga menurunkan zat pencetus kanker dalam usus besar. Kedua, mempercepat waktu tarnsit makanan di usus, sehingga usus tidak tercemar senyawa karsinogenik. Sedangkan bagi wanita, serat membantu memcegah kanker payudara dengan cara membantu penyerapan hormon estrogen. Karena estrogen yang tidak diserap dengan baik akan kembali beredar di dalam tubuh dan memicu berbagai gangguan, salah satunya kanker payudara.

Membantu proses detoksifikasi

Serat memudahkan sampah makanan dan sisa metabolisme dibuang pada waktunya, sehingga tidak sampai terfermentasi oleh bakteri pembusuk.Dalam proses gerakan maju dan mendorong di dalam usu, adanya serat dalam sampah makanan  akan megikis endapan kotoran yang terdapat dalam dinding usus. Dengan demikian membantu proses detoks.

Menyehatkan kulit, rambut dan kuku

Makanan kaya serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan rambut, kulit, dan kuku, seperti vitamin A, vitamin C, citamin E, vitamin B, asam folat, zat kapur, zat besi, magnesium dan fosfor.

Sumber: Diadaptasi dari beberapa sumber.