9 Cara Memunculkan Emosi Positif

Memunculkan Emosi Positif

Emosi positif adalah perasaan intens yang ditujukan kepada seseorang atau sesuatu secara positif. Sikap positif terlihat pada wajah yang tersenyum dan tertawa. Mereka yang selalu bersyukur dalam kehidupan sehari-hari adalah seorang pribadi yang selalu menampilkan emosi positif. Emosi postif sangat bermanfaat untuk mengaktifkan DNA bermanfaat yang selama ini tertidur atau dalam keadaan off. Inilah beberapa … Read more

Nafas adalah Jembatan Antara Tubuh, Pikiran dan Jiwa

Meditasi, Kabarsehat.Com

Menurut Deepak Chopra, “Bernafas adalah jembatan yang penting antara tubuh, pikiran atau mental, dan jiwa. Setiap kondisi perubahan mental, akan tercermin pada nafas lalu tubuh”. Karena bernafas terjadi secara otomatis sebagian besar dari kita lupa cara bernafas yang benar. Cara bernafas yang benar justru terjadi ketika kita masih kanak-kanak. Ketika kita masih bayi kita menggunakan … Read more

Meditasi: Memusatkan Perhatian dan Merasakan Proses

Meditasi, Kabarsehat.Com

Dalam kehidupan sehari-sehari orang lebih banyak menggunakan kemampuan mental yang dipengaruhi oleh pendidikan formal maupun nonformal, pengalaman sehari-hari dan belajar dari pengalaman orang lain.

Jarang orang dilatih menggunakan kemampuan spirit yang dimilikinya sejak dalam kandungan karena menganggap bahwa pemikiran adalah diatas segalanya.

Semua pemikiran, pertimbangan dan keputusan yang dibuat datang dari logikanya. Sebenarnya orang yang memnggunakan kemampuan spirit, mampu mengatasi permasalahan di luar kemampuan loginya, namun kenyataannya kemampuan ini sering diabaikan dan malahan kadang dilupakan.

Mengatasi Rasa Kehilangan

Karena hidup kadang penuh kebetulan-kebetulan yang tak selalu dapat kita prediksi kedepannya.

Maka saya lebih baik mencoba menterapi diri sendiri lewat cara yang sederhana. Misalnya dengan mengikuti saja perasaan kehilangan itu kemana akan mengalir. Tak lagi mengikuti aneka tips kejiwaan yang bagi orang lain mungkin membantu, tapi bagi saya malah membuat tambah sakit jiwa, tertekan.

Saya belajar dari pengalaman sendiri saja. Misalnya dengan kembali mengenang-ngenang saat-saat indah saat kita masih bersama orangtua yang sekarang sudah tiada. Alhasil, kita menjadi terbawa masa lalu. Setelah sadar, lihat kenyataan sebaliknya. Saya malah sedih. Tapi saya tidak menyerah lagi seperti dulu. Saya ikuti saja proses alami yang sedang berlangsung dalam merasakan kehilangan itu. Saya tidak berusaha menentangnya. Melupakannya. Karena semakin berusaha sekuat tenaga, semakin kita terpuruk didalamnya. Ibarat kita menerjang ombak besar dengan kaki yang baru diamputasi. Kehilangan daya terjangnya tentukan?